Siang itu, hujan mengguyur taman kami. Sungguh sangat deras walaupun kami telah dinaungi atap. Kami tetap kebasahan dan kedinginan. Kami semakin mendekat dan merapat agar tidak kebasahan. Sudah riuh hiruk pikuk rasanya dalam gazebo itu. Tapi.. "Romantis yaa.. hujan gini" katanya. Minggu, 2015.05.03 taman Bandung
Postingan
Ah.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ah ~ Perasaan ini lagi.. Sungguh menyesakkan. Seakan ada batu besar yang menggantung di tenggorokkan ini. Kecewa. Menyesal. Marah. Kesal. Ah ! Entah tentang apa, entah mengenai siapa. ....... ........ ........ Ah , aku tau! Rasa ini sering muncul ketika aku sedang berjuang. Sedang berusaha meraih sesuatu. Dengan segala usaha aku kerahkan. Latihan, belajar, menghafal, bahkan mungkin sampai finansial atau keuangan atau modal. Namun ternyata, hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Ah . Adapula yang menyebutnya gendok. Tapi mereka..... terlihat santai berleha-leha namun dengan mudahnya mendapatkan apa yang diinginkannya. Ah. Mengapa terlihat tidak adil? Mengapa bisa? Apakah ambisi dan harapanku yang terlalu besar? Atau memang usahaku masih kurang besar? Oh Allah~ Aku tidak mengerti rencanaMu ini. Mengapa jalanku terlihat berliku? Mengapa jalanku sedikit berlubang? Mengapa jalanku tidak semulus saat lampu rambu jalan berwarna hijau? Aku mulai bosan gagal ketika ora...
seakan-akan..
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
ah ini dia sajak ke dua ku.. sajak tentang aku dan pikiran-pikiran seakanku. seperti.. seakan-akan banyak yang memperhatikanku, memincingkan matanya. seakan-akan ada suara-suara yang menudingku, menyudutkanku. seakan-akan pisau belati menusuk dadaku, sesak. seakan-akan berlari kencang dan tiba-tiba jatuh terperosok ke jurang yang dalam, gelap dan tentunya sakit. seakan-akan memikul puluhan batu besar hanya dengan selembar kain, berat. teramat. seakan-akan tertinggal jauh dari orang-orang yang sedang lari marathon, hanya lemah. Kaki pun berat untuk melangkah Huhh~ untunglah hanya seakan-akan, memikirkannya pun sungguh sangat menyiksa. astagfirullahaladzim~
Diam
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Diam itu sepi Diam itu hening Diam itu hitam Diam itu nol Diam itu tenang Diam itu kosong Diam itu 'emas' katanya Diam itu bisa iya, bisa tidak Diam itu bertafakur Diam itu risau Diam itu berkecamuk Diam itu tak bergerak Diam itu pegal Diam itu menyimpan Diam itu memendam Diam itu menahan Diam itu sendiri Diam itu bijak Diam itu tidak memihak Diam itu mengenang Diam itu seakan tahu segalanya, nyatanya tidak Diam itu tak peduli Diam itu angkuh Diam itu strategi Diam itu memanjaat do'a Diam.. Diam.. Diam....... Diam-diam memikirakan Diam-diam memperhatikan Diam-diam melirik Diam-diam mencuri Diam-diam mengikuti Diam-diam menyikut Diam-dam menghilang Diam-diam menangis Diam-diam menggerutu Diam-diam tersenyum Diam.. Diam.. Diam... Diam ini penuh makna. Prasangka baik ataupun buruk. Jangan salah sangka.. Diam saja! Minggu, 25 Januari 2015. 21:54
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Menyimpan perasaan itu indah Karena penuh misteri dan menduga Sekali dia tersampaikan, tidak ada lagi menyimpan Menunggu seseorang itu elok Karena kita terus setia berdiri Sekali dia datang, tidak ada lagi menunggu Bersabar itu sungguh menakjubkan Karena kita terus berharap dan berdoa Sekali masanya tiba, tiada lain kecuali jawaban dan kepastian Sungguh tidak akan keliru bagi orang-orang yang paham Wahai, tahukah kita kenapa embun itu indah? Karena butir airnya tidak menetes Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun Masa singkat yang begitu berharga -Tere Liye
byebye semester satu!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
SELAMAT!! Semester satu sudah berakhir!! Semua perjuangan dan semua kerja keras telah terlewati di semester satu. Mudah sulitnya, kini aku mulai mengerti dan semakin mengerti dengan jurusan ini. Yap, Desain Produk. Kreatif. Peka. Tekun. Teliti. Rapih. Beda. dan tentu saja.... Latihan-Latihan... dan LATIHAN! Itulah inti dari masa-masa tpb Desain Produk. Yap, ketika hanya di tpb desain produk, lu kuliah nggak boleh mikir. Kalau dipikirin, lu pusing sendiri, dan bentuknya jadi nggak jelas. Biarkan mengalir aja, biarkan feeling dan emosi lu yang menguasai. Iya, anak desain nggak usah terlalu banyak mikir logika kaya anak teknik. Kita hanya perlu latihan aja. Cuma latihan kunci berhasilnya. Kalau nggak pernah latihan yaa percuma sulit juga buat berkembang Entah kenapa lucunya, ketika UAS kemarin anak teknik kimia yang gedungnya bersebrangan dengan gedung fsrd, terlihat sedang membawa banyak kertas menghafal materi. Sedangkan aku yang dulunya di SMA...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Hai lagi. Awan masih kelabu. Rintik hujan pun mulai turun. Rintiknya menghiasi kaca angkutan umum yang kini aku naiki. Oh~ Lagi-lagi tentang hujan. Entah sudah yang ke berapa kalinya aku bercerita tentang hujan. Suara air jatuh mengenai atap. Basah ketika ku menengadahkan tangan ke arah langit. Harum tanah basah menyeruak, menyegarkan indera penciumanku. Ah~ Indah rasanya~